lazytekno

Menyebarkan Pengetahuan, Sains dan Teknologi.

Saturday, June 1, 2019

Jenis-Jenis Media Penyimpanan Data TERLENGKAP

Lazytekno - Media penyimpanan data adalah alat yang digunakan untuk menyimpan data berupa perintah, teks, gambar, video, dan lainnya yang bisa dipergunakan di lain waktu.

Dalam perkembangannya, media penyimpanan data telah mengalami perubahan yang sangat besar. Bahkan kini, beberapa diantaranya sudah tidak lagi diproduksi.

Kali ini Lazy Tekno akan berbagi tentang jenis-jenis media penyimpanan data. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

jenis-jenis media penyimpanan data / lazytekno.blogspot.com
Ilustrasi Media Penyimpanan Data

Agar lebih mudah di pahami, maka saya akan membagi media penyimpanan data pada komputer menjadi 4 kategori;

a. Media penyimpanan data magnetis

b. Media penyimpanan data optik

c. Media penyimpanan data flash

d. Media penyimpanan data online

Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti pembahasan berikut.

1. Media Penyimpanan Data Magnetis

Penyimpanan magnetik adalah salah satu jenis penyimpanan data yang paling umum digunakan pada komputer serta merupakan teknologi yang digunakan pada kebanyakan media penyimpanan komputer.

Contoh perangkat penyimpanan magnetis adalah sebagai berikut;

a. Disket floppy atau Disket

Floppy Disk Drive atau FD adalah disk drive komputer yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan data di dalam nya. Floppy disk merupakan media penyimpanan sekunder yang bisa di lepas (di copot). Floppy disk pertama yang digunakan adalah disket 5 1/4", yang kemudian diganti dengan disket 3 1/2 ".

Disket yang berukuran 5 ¼ mampu menyimpan data sebesar 360 KB sampai 1,2 MB, sedangkan disket 3 1/2 mampu menyimpan data yang berukuran 360 KB sampai 1,44 MB.

b. Hard Drive atau Hard Disk

Hard disk drive (disingkat Hard Drive, HD, atau HDD ) adalah media untuk menyimpan data non-volatile. Artinya data yang di simpan pada hard disk tersebut tidak akan hilang meskipun komputer yang anda gunakan di matikan.

Hard disk terdiri dari satu atau lebih piringan yang berisi data dengan menggunakan kepala magnetic. perangkat ini di simpan di dalam casing yang terhubung pada motherboard dengan menggunakan kabel ATA, SCS, atau SATA, dan didukung juga oleh koneksi ke Power Supply (catu daya).

c. SuperDisk

SuperDisk adalah disk drive dan disket yang diperkenalkan oleh 3M, (perusahaan yang bergerak dalam bidang perkantoran, komunikasi dan keamanan). SuperDisk asli mampu menyimpan data sebesar 120 MB dan saat ini SuperDisks mampu menyimpan data sekitar 240 MB.

d. Disket Zip

Zip drive dan Zip disk adalah media penyimpanan data yang dikembangkan oleh Iomega yang fungsinya sama seperti disk drive dan disket standar 1,44".

Yang membuat drive Iomega Zip unik adalah kemampuannya menyimpan data hingga 100 MB bahkan 250 MB.

Zip disk ini sangat popular pada tahun 90-an, namun dengan cepat hilang ke populeran nya karena pengguna membutuhkan media penyimpanan yang lebih besar. Oleh karena itu munculah CD-R dan CD-RW menggantikan ZIP disk.

2. Media Penyimpanan Optik

Jenis media penyimpanan lainnya adalah penyimpanan optik, perangkat ini menggunakan laser dan lampu sebagai metode untuk membaca dan menulis data.

Contoh media penyimpanan optic adalah;

a. Disk Blu-Ray

Blu-ray Disc atau BD adalah format cakram optik yang dikembangkan oleh tiga belas konsumen elektronik dan perusahaan komputer. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi Dell, Hitachi, Hewlett Packard, LG, Mitsubishi, Panasonic, Sony, dan TDK.

Blu-ray pertama kali diperkenalkandi CES pada tanggal 4 Januari 2006. CES adalah singkatan dari Consumer Electronic Show yang merupakan konvensi yang diadakan di seluruh dunia.

Disk Blu-ray mampu menyimpan data berukuran 25 GB sampai 50 GB. Disk bluray memiliki ukuran fisik sama dengan CD standar.

b. Disk CD-ROM

CD-ROM adalah singkatan dari Compact Disc-Read Only Memory adalah cakram optik yang berisi data audio. sedangkan Drive CD-ROM atau drive optis adalah perangkat yang digunakan untuk membacanya.

Drive CD-ROM memiliki kecepatan mulai dari 1x sampai 72x. Artinya CD 72x mampu dibaca kira-kira 72 kali lebih cepat dari versi 1x.

c. CD-R dan CD-RW

CD-R adalah singkatan dari CD-Recordable dan merupakan cakram dan drive yang dapat ditulis dan mampu memberikan informasi yang tertulis pada disk satu kali dan kemudian disk tersebut dibaca berkali-kali setelah itu. Data yang ada pada CD-R tidak dapat dihapus dan disk CD-R tidak dapat diformat.

d. DVD-R

DVD-R di baca DVD dash R merupakan singkatan dari Digital Versatile Disc-Recordable, media penyimpanan data yang satu ini mampu merekam data hanya sekali dan kemudian data menjadi permanen pada disk. Disk tidak dapat direkam ke kedua kalinya.

e. DVD+R

DVD+R di baca DVD plus R. DVD + R dapat menyimpan data sebesar 4.7GB, sementara cakram lapis ganda dapat menyimpan daya sampai 8,5 GB.

3. Media Penyimpanan Flash

Saat ini, Memori flash sudah mulai menggantikan media penyimpanan magnetik karena flash memiliki harga yang lebih murah.

Contoh dari media penyimpanan flash adalah;

a. USB flash drive atau Flash Disk

Pada tahun 1999, Amir Ban, Dov Moran dan Oron Ogdan menemukan sistem penyimanan data terbaru, USB Flash Drive atau biasa kita sebut Flashdisk.

Tidak seperti memory card yang sering digunakan pada media elektronik portable, media ini biasanya digunakan untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya atau untuk menyimpan data komputer sebagai backup (cadangan).

Perkembangan USB ini mengalami perubahan pesat. Dari kapasitasnya yang dulu hanya sampai beberapa Megabyte saja, sekarang ini media USB Flash Drive dapat menyimpan sampai 16 GB.

Flash disk adalah media penyimpanan data portabel. Flash disk memiliki ukuran sebesar jempol manusia dan terhubung ke komputer melalui port USB.

Flash disk adalah perangkat yang paling mudah untuk menyimpan dan mentransfer informasi. Flash disk tersedia dalam ukuran mulai dari 2 GB sampai 1 TB.

Tidak seperti hard drive standar, flash drive tidak memiliki bagian yang dapat bergerak; Flash disk hanya berisi chip memori sirkuit terpadu yang digunakan untuk menyimpan data. Flash drive biasanya memiliki selubung plastik atau aluminium yang mengelilingi chip memori dan konektor USB untuk digunakan pada kebanyakan komputer modern.

b. Kartu Memori

Memory Card pertama kali dikeluarkan sekitar tahun 1990-an. Memory Card mengalami evolusi yang cukup besar juga dari segi ukuran dan besar data penyimpanan. Media ini biasanya dipakai pada device atau alat elektronik yang bersifat praktis atau portable seperti ponsel atau kamera. Perkembangan memory ini juga mempelopori keluarnya Flashdisk.

Kartu memori adalah jenis media penyimpanan yang sering digunakan untuk menyimpan foto, video, atau data lain pada perangkat elektronik. Perangkat yang umumnya menggunakan kartu memori adalah kamera digital, camcorder digital, laptop, MP3 player, PDA, ponsel, konsol game, dan printer.

Sebenarnya banyak kartu memori sekali yang ada di pasaran, dan masing-masing memiliki ukuran, kompatibilitas, dan kapasitas penyimpanan yang bervariasi. Namun pembahasan lebih lengkap tentang kartu memori akan saya bahas pada artikel lain.

c. Memory Stick

Memory Stick Sony pertama kali diperkenalkan oleh Sony pada bulan Oktober tahun 1998 dan merupakan kartu memori flash yang digunakan pada kamera digital Sony dan produk Sony lainnya. Sony merilis beberapa model Memory Stick, termasuk Memory Stick PRO, Memory Stick Duo, Memory Stick PRO Duo, Memory Stick Micro (M2), dan Memory Stick PRO-HG.

Kapasitas Memory Stick berkisar dari 4 MB sampai 256 GB, dengan kapasitas maksimum teoritis 2 TB. Namun, sampai saat ini kapasitas 2 TB belum diproduksi.

d. SSD

Nama SSD (Solid State Drive) mungkin sudah mulai sering terdengar di telinga kita, apalagi kehadiran platform Ultrabook yang kian populer turut mendongkrak popularitas SSD sebagai media penyimpanan. SSD sendiri adalah media penyimpanan berbasis chip Flash yang berjenis Non Volatile Memory.

Non Volatile Memory memungkinkan data yang tersimpan di SSD tidak hilang meski aliran listrik terputus. Sedangkan yang berjenis Violatile akan kehilangan data ketika aliran listrik terputus, seperti memory RAM (Random Access Memory).

Berbeda dengan Hard Disk, SSD tidak memiliki bagian yang bergerak, yang memberikan keuntungan seperti mengakses data dan informasi yang tersimpan lebih cepat, tanpa suara, keandalan yang lebih tinggi, dan konsumsi daya yang rendah.

Seiring perkembangannya, SSD mampu menggantikan Hard Disk standar pada komputer PC dan laptop. SSD juga dapat digunakan untuk netbook dan aplikasi lain yang tidak memerlukan banyak penyimpanan.

4. Media Penyimpanan Data Online 

Pada masa kini, dikenal pula media penyimpanan data secara online. Media penyimpanan data jenis ini mulai dilirik baik oleh individu maupun korporat.

1. Google Drive 

Google Drive adalah sebuah fasilitas yang diberikan oleh google untuk para user yang sudah membuka akun Gmail. Kemudahan ini menjadi salah satu andalan Google dibanding dengan perusahaan sejenis.

Para user dapat mengunggah data ke Drive masing-masing dan menyimpannya. Bahkan dengan Drive, para user juga dapat saling bertukar data.

2. Cloud 

Mirip dengan Google Drive, namun cloud memiliki (tentu saja) syarat dan ketentuan berbeda.
Cloud Storage adalah media penyimpanan online, dimana dapat menyimpan data pada server virtual yang tersedia.

Dengan adanya Cloud Storage, Anda tidak perlu lagi menyimpan data Anda pada hard drive, CD, ataupun hardware lainnya. Namun untuk bisa menggunakannya kamu memerlukan koneksi internet.

3. Hosting

Hosting juga merupakan media penyimpanan data berbasis online. Mayoritas untuk mengunakan hosting, seseorang harus mendaftar dan berbayar, tidak seperti Google Drive atau Microsoft Cloud.

Demikianlah artikel tentang media penyimpanan data dari berbagai masa dan jenis. Semoga bermanfaat untuk Anda.






Baca terus artikel menarik lainnya dari Lazy Tekno

3 comments:

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Semua komentar Anda akan muncul setelah dimoderasi oleh staff kami.

Yang Harus Anda Baca