lazytekno

Menyebarkan Pengetahuan, Sains dan Teknologi.

Friday, January 4, 2019

Nikola Tesla, Ilmuan Fenomenal Sepanjang Masa

Lazy Tekno - Nikola Tesla adalah salah satu penemu dan ilmuan terbesar sepanjang masa. Hasil karyanya bisa dinikmati oleh umat manusia hingga saat ini. Seperti apa kisah pria saintis asal Serbia itu?

Berikut Lazy Tekno mempersembahkan artikel berjudul 'Nikola Tesla, Ilmuan Fenomenal Sepanjang Masa'. Diharapkan para pembaca lebih mengenal sosoknya dan bisa mengembangkan apa yang sudah ia mulai.

Nikola Tesla Sang Penemu Revolusioner

Nikola Tesla (1856 - 1943) dikenal sebagai inventor, Insinyur Mekanik dan pelistrikan. Penemuan-penemuan Tesla sangat penting dalam perkembangan dunia pelistrikan terutama bila tekait komersialisai energi listrik.

Kisah hidup Nikola Tesla / Lazy Tekno


Riset Tesla mengenai perkembangan medan elektromagnetik di akhir abad 19 dikenal sebagai salah satu revolusi ilmu pengetahuan terpenting dalam sejarah.

Umumnya ia dikenal sebagai seorang Serbia-Amerika. Ia merupakan penemu, insinyur mesin, insinyur listrik, dan visioner, filsuf, pendobrak dan sosok yang pantang menyerah.

Dia adalah kontributor penting bagi penggunaan listrik secara efektif dan massif dan mengembangkan arus bolak modern (AC) sistem pasokan listrik.

Banyak karya revolusionernya  di bidang elektromagnetisme pada abad ke-20 akhir 19. Pada masa itu, sains sedang hangat-hangatnya memperbincangkan segala hal yang didasarkan pada teori teknologi elektromagnetik yang ditemukan oleh Michael Faraday. Paten Tesla dan kerja teoritis juga membentuk dasar dari komunikasi nirkabel dan radio .

Latar Belakang Nikola Tesla

Lahir di desa Smiljan (masuk wilayah Serbia), Tesla secara hukum adalah warga dari Kekaisaran Austria yang pada saat itu menjajah Balkan dan Serbia.

Ia kemudian menjadi warga negara Amerika. Pada tahun 1894 upaya presentasi dan demonstrasinya tentang  komunikasi nirkabel jarak pendek melalui radio, ia dinobatkan sebagai pemenang dalam Perang Arus . 

Walau merupakan orang Serbia, ia dihormati sebagai salah satu insinyur listrik terbesar  di Amerika. Dia mempelopori teknik listrik modern dan banyak penemuannya adalah terobosan penting.

Di Amerika Serikat selama ini, ketenaran Tesla belum bisa disaingi. Tesla menunjukkan transfer energi nirkabel untuk daya perangkat elektronik pada tahun 1891, dan bercita-cita menciptakan transmisi nirkabel antarbenua nirkabel.

Kiprahnya dalam ilmu pengetahuan terkenal luas sejak dirinya sukses mendemontrasikan alat komunikasi radio nirkabel pada 1894 dalam acara War Of Currents.

Sejak itu namanya mulai dikenal luas sebagai salah satu Insinyur kehormatan (the Greatest Electrical Engineers) di Amerika. Termasuk produk hasil penelitiannya yang mempelopori tekhnik listrik modern.

Selama di masa keemasannya, ketenaran ilmuan berkumis ini menyaingi penemu-penemu dan ilmuan  besar lainnya dalam sejarah ilmu pengetahuan modern.

Nama Tesla juga di abadikan sebagai satuan pengukur kuat medan magnetik B yang juga dikenal dengan nama lain sebagai kerapatan fluks magnet dan imbas magnetik dalam Sistem Internasional.

Penghormatan ini diberikan setelah Tesla tiada, tepatnya pada 1960 dalam konferensi Ilmuan dunia di paris.

Penganugerahan itu juga sebagai apresiasi atas pengaruh Tesla terhadap perkembangan tekhnologi transfer energi tanpa kawat pada piranti-piranti daya, mengingat Tesla tercatat pernah mendemontrasikan teori itu dalam skala kecil menggunakan lampu pijar pada 1893.

Terobosan yang dilakukan pada 1893 tersebut juga menjadi acuan atas proyek kontroversial Tesla terkait penghubung energi industri-industri antar benua yang dikenal dengan nama The Wardenclyffe Tower.

Selain keelektromagnetan dan elektromekanika, Tesla juga berkontribusi bagi perkembangan dasar robotika, radar, pengendalian jarak jauh, ekspansi balistika, fisika nuklir, fisika teoretik hingga platform ilmu pengetahuan komputer.

Penghargaan untuk Nikola Tesla

Ordo St Sava , II Class, Pemerintah Serbia (1892)

Elliott Cresson Medal (1894)

Orde Pangeran Danilo I (1895)

Edison Medal (1916)

Ordo St Sava , I Class, Pemerintah Yugoslavia (1926)

Orde Yugoslavia Crown (1931)

John Scott Medal (1934)

Orde White Eagle , I Kelas, Pemerintah Yugoslavia (1936)

Orde White Lion , I Class, Pemerintah Cekoslowakia (1937)

University of Paris Medal (1937)

The Medal dari Universitas St Clement dari Ochrida , Sofia, Bulgaria (1939)

Mahkamah Agung Amerika Serikat pun pernah memberikan penghargaan kepada Tesla sebagai penemu radio.

Namun ada sesuatu yang lain membuat penemu ultra jenius ini akhirnya di kucilkan dari komunitas ilmuan, klaim Tesla atas dukungan terhadap pseudosciences, teori Unidentified Flying Object (UFO) hingga hal-hal yang berbau metafisika dan gaib membuat akademisi mencap-nya sebagai Ilmuan Gila (Mad Scientist).

Unit Sistem Internasiol untuk  mengukur medan magnet B (Tesla, juga disebut sebagai kerapatan fluks magnetik dan induksi magnetik), dinamai untuk menghormatinya.

Misteri 5 Penemuan Rahasia Paling Berbahaya Nikola Tesla Yang Tiba-Tiba Hilang.

Death Ray [Senjata Penembak Laser Maut Pemusnah Massal]

Pada tahun 1930an, Nikola Tesla mengklaim telah menemukan sebuah senjata elektromagnetik berjenis “death beam” atau laser pemusnah yang ia beri nama Teleforce.

Peranti ini mampu menghimpun partikel laser energi dalam intensitas tinggi yang dapat digunakan untuk memusnahkan pesawat tempur, prajurit, atau apapun yang mengancam kedaulatan negara.

Gambar senjata laser Nikola Tesla
Rancangan Death Ray


Perangkat yang punya nama lain “death ray” atau sinar pemusnah ini urung diciptakan karena Tesla memprediksi apabila perangkat ini diciptakan, negara-negara di dunia akan dengan mudah saling sikut untuk memusnahkan satu sama lainnya.

Kemampuan senjata ini, ujar Tesla, dapat menghancurkan apapun yang berada pada jangkauan jarak hingga 320 km jauhnya serta dapat dijadikan tembok pertahanan yang memungkinkan suatu negara menghalau semua serangan yang dilancarkan oleh pihak-pihak yang tak diinginkan dari luar tembok.

Ia mengaku kalau penemuan ini telah diincar oleh seorang pencuri atau agen rahasia. Pernah suatu ketika ruangan kerjanya berantakan dan kertas-kertas hasil penelitiannya berserakan. Namun, beruntung Tesla telah menyembunyikan hasil penelitiannya tersebut.

Oscillator Tesla [Alat Pencipta Gempa Buatan]

Pada tahun 1898, di kota New York, Tesla kembali mengklaim sebuah penemuan. Kali ini ia mendeklarasikan sebuah perangkat pengguncang berukuran mini yang apabila disambungkan ke sebuah alat yang ada di gedung kantornya, dapat mengguncang bangunan tersebut dan semua yang ada di sekitarnya.

Dengan kata lain, perangkat ini dapat mensimulasikan gempa bumi buatan.

Gambar Oscillator Tesla / lazy Tekno
Alat Pencipta Gempa


Menyadari potensi bahaya dan teror yang dapat ditimbulkan, Tesla langsung membawa palu untuk memusnahkan alat tersebut. Ia juga menginstruksikan para pegawainya untuk tutup mulut atas guncangan yang sebelumnya dihasilkan oleh benda ini.

Sebagian teoris percaya bahwa pemerintah Amerika Serikat masih menggunakan penelitian Tesla yang satu ini di sebuah fasilitas bernama HAARP di Alaska.

Wardenclyffe Tower  [Sumber Energi Listrik Nirkabel Yang Super Murah]

Berkat bantuan pendanaan dari JP Morgan, Tesla kemudian merancang dan membangun Menara Wardenclyffe, stasiun transmisi daya nirkabel raksasa, di New York sekitar tahun 1901-1902.

Morgan berharap menara ini dapat menyediakan sarana komunikasi nirkabel di seluruh dunia. Akan tetapi, Tesla punya rencana lain.

Wardenclyffe Tower Nikola Tesla / Lazy Tekno
Ilustrasi Wardenclyffe Tower Nikola Tesla


Lewat menara ini, Tesla berencana mengalirkan listrik gratis ke seluruh masyarakat.

Tesla ingin agar menara ini dapat mengirimkan pesan, sambungan telepon, dan bahkan cetakan faksimil di penjuru Atlantik ke negara Inggris maupun ke kapal-kapal yang tengah berlayar di samudera.

Bukan hanya itu, apabila proyek ini berhasil, ia yakin kalau semua orang dapat menikmati tenaga listrik dari menara ini yang disalurkan lewat tanah, tanpa sambungan kabel.

Metodenya sendiri adalah dengan menghimpun energi panas dari dalam bumi dan udara sekitar yang kemudian diubah menjadi energi listrik.

Sayang, dengan adanya listrik gratis berarti tak ada keuntungan bisnis. Dan sistem ini dapat sangat membahayakan kepentingan tokoh-tokoh elit dunia karena dapat secara drastis mengubah industri energi.

Coba bayangkan, bagaimana jadinya apabila masyarakat tak memerlukan minyak bumi dan batu bara untuk beraktivitas?

Atas dasar inilah, JP Morgan menolak untuk membiayai proyek lanjutan ini. Proyek ini terbengkalai pada tahun 1906 dan tak pernah dilanjutkan.

The Flying Saucer  [Piring Terbang Misterius]

Lebih dari seabad silam, atau tepatnya pada tahun 1911, Tesla mengajukan paten yang bukan hanya mencengangkan publik saat itu, bahkan untuk masyarakat di era modern saat ini.

Dalam proposal itu, terdapat sebuah rancangan pesawat yang bentuknya janggal. Pesawat itu ia namakan “The Flying Saucer” atau piringan terbang.

Metode yang digunakan dalam rancangan tersebut sesuai dengan deskripsi saksi mata yang mengaku melihat UFO. Ketika sedang mendarat, tak ada yang menduga bahwa itu adalah pesawat.

Namun, ketika benda ini mengudara, orang akan mengira bahwa pesawat ini adalah milik makhluk ekstra terrestrial.

 [Piring Terbang Misterius] Nikola Tesla
Rancangan Piring Terbang Tesla 


Tesla mengklaim bahwa pesawat ini dapat bermanuver di udara dengan mudah sesuai keinginan kita. Terlepas dari kondisi cuaca, benda ini aman diterbangkan.

Pesawat ini juga dapat melayang di udara tanpa sedikit pun bergerak dalam waktu yang lama.

Piring terbang Tesla ditenagai oleh sistem bebas energi yang sebelumnya telah ditemukan Tesla. Padahal, pada saat itu industri penerbangan dan kendaraan bermotor masih sangat bergantung pada pasokan minyak bumi dan gas.

Lagi-lagi, penemuannya yang satu ini bernasib serupa dengan menara pemancar daya nirkabelnya, tak mendapat dukungan pendanaan.

Improved Airship  [Balon Udara Super Canggih Berkecepatan Sangat Tinggi]

Ia kembali bereksperimen menciptakan transportasi keren. Kali ini yang jadi kelinci percobaannya adalah balon udara. Dalam proposal yang ia ajukan, Tesla mengklaim bahwa balon udara ini dapat mengangkut penumpang dari New York ke London hanya dalam tiga jam saja, dengan mengudara 12 km di atas tanah.

Ia juga saat itu sudah membayangkan kalau balon udara ini akan menyerap daya langsung dari atmosfer, sehingga kendaraan ini tak perlu singgah di daratan untuk mengisi bahan bakar.

Ada juga balon udara nirawak yang bahkan dapat digunakan untuk mengangkut penumpang ke sebuah destinasi yang sebelumnya telah ditentukan lewat sebuah remote.

Improved Airship Nikola Tesla
Balon Udara Nikola Tesla

Penemuannya ini tak pernah diakui. Namun, saat ini kita menyaksikan drone nirawak yang punya fungsi mulai dari memuaskan dahaga swafoto hingga drone yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan militer.

Hingga saat ini, masih banyak rumor liar yang mengatakan bahwa penemuan Tesla dimanfaatkan setelah kepergiannya.

Banyak yang berspekulasi bahwa teknologi-teknologi canggih bikinan Nazi saat itu berasal dari penemuan-penemuan Tesla yang telah dimodifikasi.

Bahkan, hingga saat ini ada sejumlah proyek rahasia yang dilakukan oleh pemerintah Amerika di suatu tempat yang tak diketahui oleh publik. Proyek-proyek yang berasal dari hasil jerih payah Tesla yang berhasil dicuri oleh agen rahasia.

Akhir Hidup Nikola Tesla

Tesla menjadi penyendiri menjelang akhir hidupnya, hidup sendiri di sebuah kamar hotel New York City dan hanya muncul sesekali untuk membuat pernyataan yang tidak biasa kepada pers.

Karena pernyataan dan sifat pekerjaannya selama bertahun-tahun Tesla mendapatkan reputasi dalam budaya populer sebagai pola dasar " ilmuwan gila ".  Dia meninggal tanpa banyak uang untuk namanya.

Nikola Tesla meninggal dalam keadaan yang sangat miskin dan tak layak untuk ukuran seorang penemu hebat seperti dirinya.

Gagasan yang dikemukakan Nikola Tesla sungguh menakjubkan dan jauh melampaui masanya. Banyak kontribusinya yang ditujukan untuk perdamaian dunia, salah satunya seperti listrik gratis. Sayang, pemerintah dan para investor saat itu tak mendukung rencana mulia dirinya.

Demikianlah artikel tentang Nikola Tesla, semoga bisa bermanfat dan menginspirasi kita semua. Share artikel ini agar lebih banyak orang menyadari jasa Nikola Tesla.

Salam.


Evander Lazy Mole
owner Lazy Tekno
Menyebarkan Sains, Pengetahuan dan Teknologi

Baca terus artikel menarik lainnya dari Lazy Tekno

1 comment:

  1. Sangat disayangkan memang, orang hebat tapi miskin harta. Meski begitu, beliau tetap lah penemu hebat yg masih diingat banyak orang. Nikola Tesla.


    Ada didalam pelajaran fisika. #PelajarannyaSusahCuk

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Semua komentar Anda akan muncul setelah dimoderasi oleh staff kami.

Yang Harus Anda Baca